Beranda / Warta / Ironi Transisi Energi: Tamu dan Narasumber Konferensi Diduga Ikut Hancurkan Pulau Wawonii! Ini Surat Pernyataan Komunitas SaveWawonii

Ironi Transisi Energi: Tamu dan Narasumber Konferensi Diduga Ikut Hancurkan Pulau Wawonii! Ini Surat Pernyataan Komunitas SaveWawonii

Warga Wawonii ketika aksi damai, meminta hentikan PT GKP di Pulau Wawonii, 11 November 2024. Foto: Yamir

Jagakampung.net – Konferensi Internasional-Indonesia Timur tentang Transisi Energi dan Mineral Kritis bertajuk “Melindungi Masa Depan: Kolaborasi Global Mineral Kritis untuk Transisi Energi Berkelanjutan” di Makassar pada 14-16 Juli 2026, dinilai oleh Komunitas SaveWawonii hanyalah formalitas belaka.

Beberapa tamu undangan dan narasumber pada konferensi tersebut, menurut Komunitas SaveWawonii, diduga terlibat aktif memuluskan masuknya perusahaan tambang PT Gema Kreasi Perdana (GKP) ke Pulau Wawonii.   

Oleh karenanya, Komunitas SaveWawonii mengambil sikap tegas untuk tidak hadir di konferensi tersebut. Alasan kenapa Komunitas SaveWawonii tidak hadir dituangkan dalam surat pernyataan berikut ini:

***

Kepada yang terhormat Panitia Konferensi Internasional-Indonesia Timur tentang Transisi Energi dan Mineral Kritis di Makassar Sulawesi Selatan.

Dengan ini kami sampaikan Respon atas Udangan yang telah dikirim kepada kami Save Wawonii.

Bersama surat ini, kami sampaikan permohonan maaf kami tidak bisa hadir di kegiatan tersebut. Keputusan ini kami ambil berdasarkan hasil diskusi bersama, mengkaji, mengamati, serta merefleksi jalannya perjuangan panjang warga Wawonii melawan industri tambang Nikel PT. Gema Kreasi Perdana (PT.GKP).

Hasil diskusi Save Wawonii dengan ini kami sampaikan: 

  • Konferensi Internasional-Indonesia Timur tentang Transisi Energi dan Mineral Kritis, dengan tujuan sebagaimana dalam undangan tersebut Kami menilai tidak sejalan dengan nilai perjuangan kami selama berpuluh-puluh tahun menolak kehadiran tambang di Pulau Wawonii.
  • Tamu undangan yang akan hadir sebagai peserta maupun sebagai narasumber  dalam Konferensi tersebut sesungguhnya selama ini diduga terlibat aktif dalam Penghancuran Pulau Wawonii dengan mengeluarkan sejumlah Izin dan Abai terhadap Kewenangannya, di antaranya :

–         Menteri Kelautan dan Perikanan ( Narasumber )

–         Kementerian Lingkungan Hidup (narasumber)

–         Kementerian Kehutanan  (Narasumber)

–         Komisi Pemberantasan Korupsi (Tamu Undangan )

–         Satuan Tugas Pengawasan Kawasan Hutan (Satgas PKH)

–         Pemprov Sulawesi Tenggara ( tamu undangan )

Kami tidak alergi dengan Pemerintah saat ini, namun selama puluhan tahun kami sampaikan kepada pemerintah agar pertambangan di Pulau Kami Wawonii ditindak, tidak ada satupun respon yang menguntungkan perjuangan warga Wawonii untuk menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii.

Jika ada yang mengatasnamakan Save Wawonii dalam forum yang dimaksud maka kami sangat keberatan sebab itu bukan bagian dari Save Wawonii.

 Demikian Surat Ini Kami Sampaikan

Hormat Kami

Save Wawoniii

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *